Mata Berita

Dear My Future Husband, Inilah Isi Hatiku Dari Lubuk Hatiku Paling Dalam

Dear My Future Husband, Inilah Isi Hatiku Dari Lubuk Hatiku Paling Dalam – Dear my Future Husband, aku sangat mempercayaimu lebih dari yang kamu bayangkan. Tidak pernah sekali pun aku meragukan kebaikan dan kelembutan hatimu. Bahkan, sejahat apapun mulut orang-orang yang di luar sana mengatakan tentang dirimu seolah mereka mengenalmu. Mereka bercerita hal buruk tentangmu, tetapi aku akan tetap mempercayaimu, mendengarkanmu dan selalu bersamamu.

Dear My Future Husband, Inilah Isi Hatiku Dari Lubuk Hatiku Paling Dalam

Dear My Future Husband, Inilah Isi Hatiku Dari Lubuk Hatiku Paling Dalam
Dear My Future Husband, Inilah Isi Hatiku Dari Lubuk Hatiku Paling Dalam

Aku tidak ingin menjadi siapa pun, aku hanya ingin menjadi penyemangatmu, tempat pulangmu, tempat akhirmu, dan doamu jugalah alasan atas segala perjuanganmu. Dear my Future Husband, aku ingin menjadi pengingat yang baik, pendengar yang baik, penyemangat yang baik, pendoa yang baik serta menjadi seseorang yang pantas untuk diperjuangkan olehmu. Dengan segala mimpi-mimpi masa depanmu, aku akan siap untuk selalu mendampingimu baik dalam suka maupun duka.

Kamu adalah lelaki yang penyabar dan penyayang. Maaf, karena caraku mencintaimu seringkali dengan cara hal-hal yang mengganggu dirimu. Dalam setiap doaku selalu ku sebutkan namamu dan aku berdoa semoga kamu tetap mencintaiku seperti saat ini, kamu yang mencintaiku tanpa mengubah menjadi aku yang kamu inginkan. Kamu, satu yang terbaik dan tetap menjadi satu-satunya yang terbaik, untukku.

Meski ku tahu jalan kita tidak selalu dipermudah, namun untuk kita, aku tidak akan menyerah begitu saja, aku pun tidak akan mau kalah. Tetaplah bersamaku mendampingiku dalam suka mau pun duka dan sesulit apa pun memahamiku meneteplah sampai nantinya kita akan benar-benar menjadi satu. Hingga dunia tidak ada lagi alasan untuk memisahkan aku dengan kamu. Kamu adalah satu-satunya laki-laki yang ingin kumilki, baik-baiklah di sana, sampai padah akhirnya waktu pun memulangkan rindu kita, pada satu pelukan yang sama. Aku menyayangimu, mencintai lebih dari yang kamu tahu.