Mata Berita

Dikarenakan Biaya, Bayi 5 Bulan Hanya Dirawat Dirumah

Dikarenakan Biaya, Bayi 5 Bulan Hanya Dirawat Dirumah – Muhamad Faiz, bayi lima bulan yang berada di Kampung Angkrong, Desa Talaga, Kecamatan Cungenang, cianjur, Jawa Barat sedang mengidam penyakit yang tidak biasanya. Kulit tubuh yang melepuh. Sebab orang tua mereka tidak mempunyai biaya, sekarang bayi ini tengah di rawat di rumah.

Dikarenakan Biaya, Bayi 5 Bulan Hanya Dirawat Dirumah

Dikarenakan Biaya, Bayi 5 Bulan Hanya Dirawat Dirumah
Dikarenakan Biaya, Bayi 5 Bulan Hanya Dirawat Dirumah

Rani Rohimah (24) ibu Faiz kelihatan hanya dapat megelus dada, sewaktu melihat saat anaknya yang sedang menangis dengan menahan rasa sakit sebab kulitnya melepuh di semua bagian tubuh. Karna tangan terus mengepal rapat disebakan luka yang sudah kering.

Sama dengan kedua telapak kaki yang menekuk ke arah atas sudah mau merata dengan tulang betis atau tulang kering, tubuhnya juga sudah sangat kurus. Disebagian tubuh yang ada bekas luka menjadi warna hitam.

“Kurang lebih sehabis lahir lima bulan yang lalu, wajah Faiz bermunculan bitik-bintik merah dan juga melepuh. Dari kami juga tidak tahu sebenarnya apa penyebab juga tidak ada diberitahu bidan dimana waktu saya melahirkan,” ucap Rani kepada wartawan, Senin (18/9).

Di mengatakan, anaknya saat lahir pada padi hari dan pada sore hari sudah dapat dibawak pulang, Sampai warga yang melihat kondisi Faiz sepeti ini mereka juga menyarakan untuk dibawak ke dokter juga waktu sudah di bawak ke dokter juga menyarankan anaknya untuk di rasat di RSUD untuk mendapatkan perawatan.

“Faiz juga sempat dirawat selama beberapa lama di rumah sakit di Cianjur, Tetapi sama tidak ada perubahan sampai kami dikasih pulang. Kondisinya juga semakin memburuk, Sampai kami kembali membawa ke rumah sakit dan dokter mengatakan kalau penyakit ini langkah.”

Mendengar kabar tersebut, Faiz yang sudah di rawat lagi juga disuruh pulang, Sampai sekarang orangtuanya hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya tidak dapat diobati, dan untuk berobat ke dokter spesialis biayanya sangat mahal.

“Pekerjaan suami saya hanya lah sebagai buruh tani penghasilannya tidak setiap harinya ada mendapatkan upah. Dengan menjalani perawatan dirumah sakit kami hanya dapat mengendalikan BPJS bagi warga yang tidak mampu. Biaya buat ke dokter spesialis, kami tidak akan mampu karna kami tidak mempunyai banyak uang,” katanya dengan mengeluarkan air mata.

Pada saat ini, kedua orang tua ini hanya bisa pasrah atas penderitaan bayi malang itu mereka hanya ingin dapat uluran tangan dari beberpa orang untuk dapat membawa Faiz ke rumah sakit atau dokter spesialis. “Kami mengharapkan Faiz segera dapat kesembuhan dan juga bisa tumbuh seperti anak normal lainnya,” ucapnya lagi.

Demikian berita dari : Mataberita