Mata Berita

Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah

Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah – Manusia merencanakan tetap Tuhanlah yang berkehendak. Awal bersukacita menjadi dukacita. Pesta pernikahan yang akan dilangsungkan malah menjadi perhelatan dukacita.

Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah

Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah
Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah

Eva Yanti Lumbangaol (26) sangat bergembira, girang untuk menyebar undangan pernikahannya. Dia juga akan menikahi pria yang dicintaiinya, dan juga menjadi temen hidupnya sampai akhir hayat nanti Dohar Manullang.

Tetapi, janji sakral pernikahan dalam sehidup semati didalam kasih urung terwujudkan. Eva yang terenggut nyawanya sebab ditabrak kereta api di dalam pelintasan Jl Danau Singkarak perbatasan Medan Barat dan Medan Petisah.

Waktu kejadian, korban yang sedang menyebarkan undangan pernikahannya itu telah rumuk disebelah kaki kirinya.

Juga, sebab kaki kirinya dilindas kereta api, tampa dengan tulang kering korban keluar.

Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah
Kasihan Wanita Ini, Niat Menghantar Undangan Kena Musibah

Dengan penjelasan di lokasi, Korban ini adalah warga dari Humbang Hasundutan ini menaiki angkutan online Go-Jek dengan menyebar undangan pernikahannya akan dilaksanakan pada tanggal 7 okteber 2017 mendatang ini.

Sewaktu hendak melewati kereta api ini, Pengemudi Go-Jek ini bernama Ahmad Sutopo (42) yang memboncengnya korban tidak menyadari kalu adanya kereta api yang datang.

“Ternyata, Waktu mereka melintasi, datanglah kereta api dari arah binjai yang menuju ke medan. Sebab posisi motor Go-Jek ini sudah dilintasan, mereka berdua terkena sambar kereta api sampai terseret dari beberapa meter,” ungkap Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu, Senin (25/9/2017) sore hari.

Sehabis dihatam kereta api, motor Honda Supra X BK 3506 ACO yang dipunyai pengemudi Go-Jek rusak.

Saat ini, korban yang dibonceng tewas ditempat sebab tubuhnya terkena seret kereta api.

“Saat ini korban dilakikan ke RS Royal Prima. Dan pengemudi Go-Jek nya,” ucap mantan Wakasatreskrim Polsek Medan ini.

Dampak peristiwa in, pengemudi Go-jek ini mengalami patah kaki kirinya. Warga yang berada dilokasi sempat berusaha untuk membantu korban yang sudah tidak berdaya tertidur di bantaran rel.

Setelah itu, jenazah Eva Yanti ditutupi warga pakai koran.

Waktu polisi datang, barulah jenazahnya langsung dibawa kerumah sakit terdekat.

“Peristiwa akan ditangani Unit Lakalantas Satlantar Polrestabes Medan. Saat ini sedang dalam penyelidikan,” ucap Victor.

Pada kerjadian, undangan pernikahan yang ada dibawa korban beterbangan di bantera rel.

Sidalam undangan itu tertulis tanggal pernikahan yang akan dilangsungkan di Gereja HKBP Nomensen Jl Rumah Sakit, Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur.

Adapun calon suami korban bernama Dohar Manulang. Belum dapat diketahui dengan pasti apakah mereka sudah tau soal peristiwa yang terjadi ini.

Demikian berita dari Mataberita