Mata Berita

Nenek Elih Belum Menikah Ini Dibacok

Nenek Elih Belum Menikah Ini Dibacok – malang nasib yang menimpah nenek Elih berusia 73 tahun ini.

Dia telah menjadi korban kebejatan para pemudah. Wanita ini di serang oleh pemudah secara lansung membabi buta.

Nenek Elih Belum Menikah Ini Dibacok

Nenek Elih Belum Menikah Ini Dibacok
Nenek Elih Belum Menikah Ini Dibacok

Seorang nenek ini telah di bacokan berkeping-keping oleh sih pelaku.

Anggota Polres dari Tanggerang Selatan sudah berhasil menangkap pelaku yang membunuh seorang nenek yang berusia 73 tahun ini.

Sebanyak 6 pelaku yang telah ditangkap oleh polisi.

Ini mereka diantar berusiah MBM (16), KMG (21), MDR (39), UBY (26), MM (39), dan BR (18). Keenam pelaku ini ditemukan tempat yang tidak sama yaitu di kawasan Depok, Jakarta, dan Tanggerang.

Ternyata sudah dua bulan tersangka menjadi buronan polisi.

Karena di ketahui, kecelakaan berdarah tersebut terjadi pada Medio 13 Agustus 2017 yang lalu di Posko Ormas Pemudah pancasila, Lengkong, Serpong Utama, Tangerang Selatan.

Nenek Elih sewaktu di temukan terlukai lemah dan tak berdaya. Badannya yang sudah tua itu berlumuran darah.

Sampai, pergelangan tangan dan kakinya telah putus akibat di tebas dengan mengunakan senjata tajam oleh pelaku.

Dia telah di bantai oleh kawasan pemudah ketika Nenek ini lagi tidur di posko.

Dari pengakuat tersangka ini, ternyata mereka tega melancarkan kelakuan sadih mereka karena melampiaskan dendamnya.

Dikarenakan asmara yang dapat membuat pelaku gelap mata.

Sampai nenek ini menjadi korban dan menjadi sasaran pelampiasan mereka.

Mereka juga sedang di pengaruh oleh alkohol mereka tidak sadar kalau sudah membantai seorang nenek tunawisma.

Nenek Elih hidupnya hanya sebatang kara. Dia juga tidak memiliki suami dan anak.

Kerja keseharian nenek Elih yaitu memulung.

Dengan pulungan yang di kumpulkan nya lah dia betahan hidup.

Sang nenek juga sering tidur di Posko Ormas itu.

Dan juga ada beberapa saudara nenek Elih ini berniat untuk menampungnya, tapi nenek Elih menolaknya.

Kabar ini di ucap langsung dari Budi Wijaya yang sebagai keponakan korban.

Budi juga bersyukur sebab pelaku yang telah membunuh bibinya sudah ketangkap.

Pelaku juga sudah ditahan oleh Mapoles Tanggerang Selatan dan di hokum pada pasal 340 sub 338 subs 358 dengan hukuman seumur hidup atau sampai mati.

“Dia (Elih) ini belum pernah menikah dalam seumur hidupnya. Sebab itu lah tidak mempuyai suami atau pun anak,” ucap Budi saat berbincang hangat dengan Warta Kota di Serpong pada selasa (29/8/2017).

Dia juga mengatakan kalau selama hidupnya tidak mempunyai musuh. Sebab itu Budi kaget waktu dengar kalau bibinya mengalama penganiayaan sampai berujung maut.

“Orang nya juga sangat baik. Saya sampai bingung, kalau di rampok apa nya yang mau diambil gt orang tidak mempunyai apa-apa,” katanya.

Budi yaitu merupakan warga dari asal Serpong, Tanggerang Selatan itu sudah mengajak bibinya itu untuk tinggal bersamanya.

Tetapi Elih tidak mau untuk merepotkan dan mencoba untuk hidup seorang diri.

“Jika di wilaya sini, banyak saudaranya. Tetapi dia tidak mau kalau dibantu. Nenek Elih mempunyai sifat yang agak sensitive, tapi kalau kita baik sama dia di juga balas lebih baik lagi ke kita,” ucap Budi mengenag sosok nenek Elih.