Mata Berita

Paranormal Dibunuh Oleh Pasiennya Karena Kesal

Paranormal Dibunuh Oleh Pasiennya Karena Kesal – Tujuh pembunuhan Sugeng Raharjo (35), paranormal yang berada di Desa Klidang Los, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menjalankan rekontruksi yang berada di lapangan tenis Mapolres Kendal, Senin (25/9/2017) sore. Sebanyak 34 adegan telah di peragakan dengan 7 pelaku.

Paranormal Dibunuh Oleh Pasiennya Karena Kesal

Paranormal Dibunuh Oleh Pasiennya Karena Kesal
Paranormal Dibunuh Oleh Pasiennya Karena Kesal

Rekonstruksi berawal dari menyemput korban dengan salah satu tersangka, DW (37), Warga Batang, dari mengunkan sepeda motor. Sampain di daerah Darupono Kaliwugu Selatan, Kendal, Pelaku yang dibonceng korban mintak untuk dapat diturunkan.

Di tempat itu, ternyata telah ada 6 orang yang sudah menunggu temen DW yang membawa mobil. Mereka adalah W (suami Dw), A, S, B, D dan K, (mereka semuanya warga Boja Kendal). Korban langsung di bawa ke mobil dan kemudian di bunuh.

Sehabih korban tidak bernyawa lagi, pelaku langsung membuang korban di tempat yang sepi di daerah Kabupaten Temanggung.

Penjelasan dari DW, dia tidak mengetahui bahwa korban telah di bunuh oleh suaminya dan temen-temennya. Dikarenakan tujuan awalnya dia mau menjemput korban yaitu mau meminta pertanggung jawaban.

“Saya meminta Sugeng agar dapat bertanggung jawab. karna di tidak dapat menyembuhkan penyakit saya. Sebab saya sudah membayar perobatan saya dengan jumlah sekitar 150 juta ucap Dw.

Dia mengatakan sudah 17 tahun sudah sakit pembengkakan hati. ibu beranak 4 ini, menjalani perobatan alternatif di selah dalam perobatan medis. Tetapi hasilnya tidak pernah memuaskan.

“Saya mengenal Sugeng sudah dalam 6 bulan lalu. yang memperkenalkan yaitu temen saya,” ungkapnya.

Dw mengatakan, sehabis menerima uang perobatan, korban juga ada meminjam uang terhadapnya sebanyak 50 juta rupiah. Sewaktu hendak ditagih, korban selalu tidak jelas ucapnya.

“Karenas sudah jengkel, suami saya pun menjadi nekat untuk melakukan semua ini,” ucapnya.

Sementara ini, W (suami Dw), selesai menjalani rekonstruksi mengatakan, sebab dia membunuh korba karna sudah jengkel. sewaktu berhasil membunuh dan juga membuang mayat korban W, dia telah memberi upah terhadap temen-temennya itu, sebanyak Rp 150.000 sampai Rp 500.000.

“Sewaktu kami sudah membunuhnya, korban kami masukkan kedalam karung,” tambahnya.

Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar menyatakan, motif pembunuhan disebakan korban adalah seoran paranpormal tidak dapat melaksanakan tugasya dengan baik, karna pasiennya juga sudah mengeluarkan uang mencapai ratusan juta dalam perobatan.

“Selesai membunuh, pelaku pun panik, setelah itu korban langsung dibuang di kebun karet di Temanggung,” ucap Aris.

Karena perbuatanya itu, para pelaku akan di jerat pasal 340, 338, 170 dan 351 KUHP dalam ancaman hukuman maksimal 15 tahun dalam penjara.

Demikian berita dari Mataberita