oleh

Akibat Sungai Belik Meluap, Yogyakarta Kebanjiran

Mata Berita – Hujan yang mengguyur Yogyakarta pada hari Rabu siang (11/03/2020) mengakibatkan Sungai Belik meluap. Akibat dari sungai Belik meluap, daerah Klitren Lor, Gondokusuman, Kota Yogyakarta banjir.

Air yang berada di sungai Belik memiliki debit air yang cukup banyak dan deras saat hujan mengguyur dengan lebat, akibatnya tanggul yang terbuat dari tembok di sepanjang sungai Belik jebol.

Jebolnya tanggul di sungai Belik ini lantaran tanggul tersebut sudah tua dan rusak seperti retak. Sehingga sangat rentan jebol jika terjadi aliran air yang deras terlebih hujan lebat yang terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, Waspada Penyakit Leptospirosis

Luapan air yang berasal dari sungai belik mengakibatkan tiga RT dan satu RW kebanjiran setinggi 100 cm. Masyarakat yang tinggal disekitaran sungai Belik merasa resah karena sungai Belik meluap dan air meninggi dengan cepat. Masyarakatpun tidak sempat menyelamatkan benda-benda rumah karena air mengalir dengan deras.

“kejadiannya cepat sekali. Kita nggak sempat selamatkan barang-barang, tiba-tiba air masuk, kencang. Motor pun hanyut”. Terang Muhammad Bayu.

Air yang mengalir hasil dari luapan sungai Belik juga diiringi lumpur coklat kotor kemudian menyeret dan menghanyutkan benda-benda milik warga seperti motor, mesin cuci, tabung gas, pintu kaca jebol, sandal, jemuran, sofa, Kasur, dan peralatan lain yang berada di halaman rumah.

Banjir yang terjadi begitu cepat ini membuat masyarakat di Klitren Lor resah dan cemas karena jebolnya tanggul sungai Belik ini membawa air yang cukup banyak dan deras alirannya. Kekhawatiran masyarakat juga timbul jikalau terjadi banjir susulan dan tanggul belum dibenahi.

Baca Juga : Tak hanya Virus Corona, Kematian Akibat Wabah DBD Semakin Tinggi di Indonesia

TRC BPBD melakukan antisipasi adanya banjir susulan akibat tanggul jebol di sungai Belik dengan memasang karung yang berisi pasir disekitaran tanggul. Pencegahan yang dilakukan TRC BPBD diharapkan dapat mengurangi permasalahan sebelum tanggul sungai Belik diperbaiki secara baik.

Manajer pusat Pengendalian Operasi BPBD Daerah ISTIMEWA Yogyakarta, mengungkapkan bahwasannya dampak hujan deras akhir-akhir ini menyebabkan tiga kecamatan di Yogyakarta banjir. Ketiganya terjadi di kecamatan Gedongtengen, Gondokusuman, dan Umbulharjo.

Komentar

Leave a Reply

News Feed