oleh

BERWISATA SEKALIGUS BELAJAR SEJARAH DI MAKAM RAJA MATARAM KOTA KOTA GEDE

Jogja – Makam raja-raja mataram Kota Gede merupakam tempat wisata atau objek wisata religi. Banyak wisatawan yang tertarik dan berkunjung di makam raja-raja mataram Kota Gede yang masih terbilang tradisional.


Di samping makam raja mataram Kota Gede terdapat tempat pemandian atau disebut sendang, hingga saat ini pemandian atau sendang masih digunakan. Serta bangunan –bangunan di lokasi makam raja mataram yang masih memilik ciri arsitektur budaya Hindu.

Untuk pengunjung yang ingin berziarah pengunjung wajib menggunakan pakaian adat jawa, selain itu yang hanya ingin berfoto menggunakan pakaian adat jawa. Pengunjung bisa sewa pakaian adat jawa di lokasi makam raja mataram.


Di makam raja-raja Mataram Kota Gede tidak ada biaya tiket masuk. Namun pengunjung diperbolehkan untuk memberikan suka rela dan juga buku tamu yang sudah disediakan. Alamat makam raja-raja mataram di Jl. Masjid Besar Mataram, Sayangan, Jagalan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.


Berdirinya makam raja-raja Kota Gede sekitar abad 15 di saat Nyai Ageng Enis atau ibu dari Ki Ageng Pemanahan meninggal dunia, kemudian di makamkan si utara rumah sebelah barat langgar atau masjid yang kemudian dijadikanlah makam raja-raja mataram Kota Gede.


“Di sini ada beberapa bangsal yang paling utama adalah bangsal pengapit makam di dalam yaitu bangsal pengapit kidul, bangsal pengapit lor itu tempatnya ada didepan makam raja-raja mataram kemudian ada bangsal pengapit didepan masjid gede mataram kemudian yagg paling luar bangsal pengapet dondongan,” ujar Raden Temenggung Djatipuro selaku ketua abdi dalem makam raja-raja mataram


“artinya bangsal pengapet ada 2 bangsal yang mengapet makam, 2 bangsal mengapet masjid dan 2 pangsal yang mengapit pintu gerbang masuk makam di area parkiran diluar itu ada bangsal yang tidak ada pasangannya itu bangsak dudo yang sekarang pengusaha koperasi abdi dalam kemudian ada bangsal satu lagi dibangsal sendang putri namanya bangsal kencur karena tidak ada pasangannya.”tambahnya [isty rahayu].

Komentar

Leave a Reply

News Feed