oleh

DIY Tutup Semua Jalur Tranportasi Darat, Laut Hingga Udara

MATA BERITA – Berdasarkan peraturan yang dibuat oleh Presiden Joko Widodo mengenai larangan mudik, DIY menutup semua jalur transportasi.

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta membuat keputusan secara tegas dalam penutupan jalur transportasi darat, laut, dan udara.

Penutupan semua jalur transportasi tersebut dimulai dari hari Jumat 24 April 2020 pukul 00.00 WIB.

Baca Juga : UPDATE COVID-19 RI: 7.135 Positif Corona

Meskipun begitu, Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), masih harus dibuka namun hanya penumpang khusus yankni untuk pengiriman logistik dan tamu Negara yang akan datang ke DIY.

“baik untuk penerbangan disclosed, ditutup mulai nanti malam jam 12 kecuali tamu Negara, pejabat tinggi Negara dan hal-hal yang diatur dalam keputusan presiden,” jelas Kepala Dinas Perhubungan DIY, Tavip Agus.

Selain itu, untuk jalur darat juga akan ditutup seperti terminal dan stasiun namun aktivitas tetap dilakukan oleh petugas jika terdapat bantuan logistik masuk di DIY serta petugas akan menerima protokol kesehatan secara baik.

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menerapkan peraturannya atas dasar pendataan Dishub mengenai pemudik yang berjumlah banyak masuk ke DIY. Dalam datanya terdapat 81.000 pemudik dari luar daerah masuk ke DIY.

Tavip Agus memberikan keterangan bahwasannya tidak akan menutup akses utama pintu masuk DIY meskipun kendaraan bermotor juga akan dilaksanakan pembatasan pada (24/4/2020), namun dishub akan melakukan perketatan pemeriksaan kendaraan yang masuk ke DIY secara rinci.

“tidak ada istilah pelarangan tapi yang dilakukan adalah pemeriksaan karena kendaraan angkutan barang logistic itu dipastikan harus tetap jalan,” terang Tavip.

Baca Juga : 5.053 Desa di Jawa Timur Siapkan Ruang Observasi untuk Pemudik

Pintu masuk yang akan dijaga secara ketat ialah terdapat tiga pintu utama jalur masuk DIY yakni pintu masuk utara kawasan Tempel, pintu masuk timur di Jalan Solo kawasan Prambanan, dan pintu masuk barat kawasan Kulonprogo.

Tavip menjelaskan bahwa di tiga pintu masuk utama DIY dilakukan adanya penjagaan 24 jam. Terdapat petugas dengan sistem shift dan kabupaten/kota harus menyiapkan tempat karantina selama 14 hari bagi pemudik demi mencegah penyebaran mata rantai COVID-19.

Komentar

Leave a Reply

News Feed