oleh

Jangan Abaikan Kasus DBD, Berikut Cara Pencegahan DBD yang Benar!

MATA BERITA – Demam Berdarah Dengue atau DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dengan virus yang dimilikinya Dengue.

Virus yang dihasilkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dapat menular dengan cepat dan berdampak berbahaya. Dampak tersebut dapat mengakibatkan pendarahan yang tidak wajar dan demam tinggi hingga mencapai 41 derajat celcius.

Saat ini di Indonesia kasus DBD telah melonjak dengan cepat akibat curah hujan yang tinggi. Kematian DBD di bulan Maret 2020 telah terdapat sebanyak 104 kasus. DBD adalah penyakit menular yang berat karena ketika seseorang telah terjangkit, maka akan membutuhkan perawatan yang intens di Rumah Sakit, menerima infus, pemantauan tekanan darah secara rutin, hingga transfusi darah untuk mengganti darah yang telah hilang.

Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan disaat musim penghujan sangat berpengaruh untuk mengurangi sarang nyamuk yang digunakan untuk berkembang biak nyamuk betina.  Nyamuk akan senang berada di tempat yang lembab, air yang menggenang, dan tempat yang kotor.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, Waspada Penyakit Leptospirosis

Melakukan pencegahan untuk terhindar dari penyakit DBD dan dijauhkan dari sarang nyamuk tidak hanya dengan 3M saja. Telah banyak diketahui 3M adalah cara paling mudah diingat dan dilaksanakan. Selain 3M yang terdiri dari Menguras, Menutup, dan Mengubur terdapat banyak cara lain untuk menambah pengurangan terserang wabah DBD dengan baik.

Waspadai bahaya Aedes Aegypti dengan pencegahan yang baik dan benar :

  1. Menguras bak mandi seminggu sekali
  2. Menguras kolam ikan
  3. Menaburkan serbuk Abate atau Larvasida di bak mandi
  4. Menutup rapat bak air atau tempat penampungan air
  5. Menjual barang-barang bekas ke tukang loak
  6. Mengubur barang-barang bekas
  7. Menengkurapkan wadah-wadah air yang tak terpakai
  8. Hilangkan genangan air di rumah dan lingkungan
  9. Gunakan obat nyamuk yang sehat seperti lotion anti nyamuk dan spray anti nyamuk
  10. Jangan menggantung baju terlalu lama dan menumpuk
  11. Mencuci baju kotor secara berkala dan jangan sampai menumpuk
  12. Melakukan Fogging dengan cermat
  13. Menjaga kebersihan halaman rumah
  14. Melakukan vaksin DBD di Klinik atau Rumah Sakit
  15. Menjaga kesehatan badan dan melakukan pola hidup bersih

Gejala demam berdarah dengue akan memerlukan waktu penyembuhan yang lama sekitar satu minggu yang disertai dengan demam tinggi dan munculnya bintik-bintik merah pada kulit, hingga pendarahan tidak wajar.

Baca Juga : Tak hanya Virus Corona, Kematian Akibat Wabah DBD Semakin Tinggi di Indonesia

Pencegahan Demam Berdarah Dengue tidaklah sulit, hanya memerlukan kebiasaan hidup bersih dan sehat saja. Dengan meningkatnya kasus DBD di Indonesia ditengah virus corona ini masyarakat harus lebih sadar akan kesehatan diri dengan mengimbangi pola makan yang bergizi dan bersih.

Komentar

Leave a Reply

News Feed