oleh

Kementerian Agama Tetapkan Peraturan Selama Ramadhan 1441 H

MATA BERITA – Kementerian Agama atau Kemenag telah mengeluarkan pedoman ibadah bulan Ramadhan 1441 H selama masa pandemi Virus Corona COVID-19.

Sehubungan dengan Kemenag mengeluarkan panduan ibadah bulan Ramadhan 1441 H dikarenakan situasi wabah Virus Corona di Indonesia masih belum mereda.

Kementerian Agama juga telah mengeluarkan surat edaran Nomor 6 Tahun 2020 yang berisikan tentang panduan ibadah di bulan Ramadhan pada masa pandemic COVID-19.

Kamaruddin Amin selaku Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag mengatakan bahwasannya umat Islam diseluruh Indonesia diimbau untuk melaksanakan ibadah Ramadhan tetap berada di Rumah guna untuk mencegah penyebaran Virus Corona semakin luas.

Baca Juga : PBNU Menghimbau Salat Tarawih dan Idul Fitri Dilakukan Di Rumah

“menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam seluruh Indonesia diimbau agar dalam melaksanakan ibadah, baik itu salat dan segala aktivitas yang terkait dengan datangnya bulan suci Ramadhan, diharapkan untuk tetap berada di rumah,” jelas Kamaruddin Amin, di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur (10/4/2020).

Kementerian Agama berharap umat Islam mematuhi peraturan yang diciptakan oleh pemerintah dengan tidak melakukan semua aktivitas yang berhubungan dengan keramaian seperti buka bersama (BukBer) yang dilakukan di Masjid, Musholla, ataupun Rumah Makan.

“dalam pelaksanaan puasa tersebut kita berharap, bukber puasa ditiadakan,” jelas Amin.

Selain itu, Kemenag menyampaikan dalam surat edaran nomor 6 tahun 2020 tersebut bahwa acara selama Ramadhan lebih baik dilaksanakan di Rumah, seperti Salat Tarawih, Nuzulul Qur’an, tadarus Qur’an, dan Iktikaf di 10 malam terakhir.

Kebiasaan yang dilakukan masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan di tahun 2020 ini tidak boleh melakukan sahur on the road, ifthar jama’i atau buka puasa bersama, dan tidak melakukan salat tarawih keliling terlebih dahulu.

Dengan demikian, Kamaruddin Amin berharap masyarakat Indonesia melakukan panduan ibadah bulan Ramadhan dengan baik dan dilaksanakan sesuai dengan fikih puasa. Meskipun keseluruhan ibadah Ramadhan dilakukan di Rumah namun tidak mengurangi kualitas ibadah itu sendiri.

“kami berharap umat Islam di Indonesia tetap menjaga bersama physical distancing agar berperan bersama memerangi COVID-19. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah di rumah masing-masing, insyaAllah tidak mengurangi kualitas ibadah, tidak mengurangi pahala, karena sedang dalam keadaan darurat. Insyaallah Allah SWT akan angat memahami,” terang Kamaruddin Amin (10/4).

Baca Juga : Potensi Kesehatan Mental Terganggu Pada Masa Physical Distancing

Komentar

Leave a Reply

News Feed