oleh

PBNU Menghimbau Salat Tarawih dan Idul Fitri Dilakukan Di Rumah

MATA BERITA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU meminta umat Islam melaksanakan salat Tarawih dan salat Idul Fitri tahun 2020 dilakukan di rumah maing-masing karena wabah Virus Corona.

Penyampaian PBNU dalam himbauannya disampaikan melalui surat edaran yang bernomor 3953/C.I.034.04.2020 tertanggal 3 April 2020 tentang pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan dan lebaran di masa pandemi COVID-19.

Baca Juga : From Jogja With Love, Kampanye Penggiat Hotel Di Jogja

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil, Sekjen PBNU Helmy Faishal, Pejabat Rais Aam KH Miftachul Akhyar, dan Katib Aam KH Yahya Cholil.

“menjalankan salat Tarawih selama bulan Ramadhan dan salat Idul Fitri selama pandemi COVID-19 di rumah masing-masing atau sesuai protokol pencegahan COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,”tulis PBNU dalam surat edarannya.

Adanya himbauan dalam pelaksanaan salat Tarawih dan salat Idul Fitri di rumah tersebut apabila wabah Virus Corona masih belum memiliki tanda penurunan. Sedangkan apabila wabah Virus Corona telah surut dan mereda maka salat Tarawih dan Idul Fitri dapat dilaksanakan di Masjid/lapangan dengan syarat dan petunjuk yang nantinya akan dikeluarkan.

Selain itu PBNU juga memberikan keterangan bahwasannya PBNU meminta seluruh pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang untuk membentuk Gugus Tugas NU-Peduli COVID-19 dimana aspek yang diprioritaskan ialah bidang kesehatan dan sosial ekonomi.

“kepada seluruh warga Nahdliyin agar senantiasa menaati keputusan, kebijakan, dan imbauan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, termasuk mengenai mudik lebaran,” tulis isi surat edaran dari PBNU.

Baca Juga : Potensi Kesehatan Mental Terganggu Pada Masa Physical Distancing

Meskipun PBNU mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama kepada umat beragama Islam dalam melaksanakan salat Tarawih dan salat Idul Fitri di Rumah, PBNU menekankan hal ini adalah untuk memutuskan mata rantai sebaran Virus Corona atau COVID-19.

PBNU juga menekankan kepada masyarakat agar terus memperkuat tali silaturrahim dan selalu melakukan hubungan sosial antarsesama dalam Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah meskipun berada pada masa physical distancing.

Komentar

Leave a Reply

News Feed