oleh

Penambang Pasir Di Blitar Temukan Mahkota Diduga Benda Purbakala

Blitar, MATABERITA.COM – Kabar penemuan Mahkota oleh Warsito di Dusun Krajan, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok langsung tersebar luas melalui media sosial. Warga yang penasaran mulai mendatangi rumah Warsito. Mereka pun berkumpul di tengah pandemi virus corona.

Warsito bahkan harus tidur larut malam karena saking banyaknya warga yang penasaran ingin melihat Mahkota diduga peninggalan purbakala tersebut.

“Semalam itu saya tidur sampai jam sebelas malam. Biasanya ndak sampai jam segitu saya sudah tidur,” kata Warsito, Rabu (15/4/20).

“Itu pun saya minta paksa untuk pulang lho mas. Lha mau gimana lagi, orang sudah malam,” sahut Endrik Mutamimah, Istri Warsito.

Logam Mahkota yang ditemukan Warsito menjadi pekerjaan rumah tersendiri karena memancing kerumunan massa di tengah pandemi virus corona. Warga baik tua maupun muda datang untuk melihat logam temuan Warsito. Tak jarang mereka mengabadikan lewat ponsel pintarnya.

Kabar temuan Warsito juga didengar oleh Pemkab Blitar. Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Pemkab Blitar meminta masyarakat untuk tetap jaga jarak.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso tak melarang masyarakat untuk melihat mahkota yang ditemukan Warsito. Namun, masyarakat diminta untuk mengatur jarak.

“Kita tak bisa melarang dan hanya bisa mengatur. Karena inikan sedang wabah covid-19 ya, jadi tetap harus jaga jarak. Akan sangat bagus kalau yang masuk itu dibatasi misalnya maksimal lima orang lalu bergantian,” kata Hendro, Rabu (15/4/20).

Suhendro mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Desa Candirejo untuk membantu Warsito menjaga jarak warga yang ingin melihat. Nantinya Pemdes akan menyediakan sebuah tulisan himbauan, serta menyiapkan saran cuci tangan untuk masyarakat.

Suhendro menambahkan, pihaknya telah bersurat kepada Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan terkait temuan logam mahkota temuan Warsito. Suhendro tak bisa menjelaskan jenis logam yang ditemukan oleh Warsito karena bukan kewenangannya. Ia juga belum tahu kapan arkeolog akan mendatangi rumah Warsito untuk meneliti logam berbentuk mahkota tersebut.

“Mertua pak Warsito ini malah punya jaringan langsung ke BPCB Trowulan. Dan beliau juga sudah bersurat kesana. Kami hari ini juga sudah mengirimkan surat ke BPCB juga. Nah kalau kaitan logamnya apa, apakah itu milik raja, atau patih atau cuma seni, itu bukan kewenangan kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dihebohkan dengan temuan logam berbentuk mahkota yang diduga peninggalan purbakala. Mahkota tersebut ditemukan oleh Warsito saat dirinya mencari pasir di sungai samping rumah.

Kini, logam mahkota tersebut disimpan di rumah Warsito. Banyak diantara warga mulai berdatangan karena penasaran dengan mahkota yang disebut sebagai peninggalan purbakala.

Komentar

Leave a Reply

News Feed