oleh

Pencarian Korban Hanyut Siswa SMP N 1 Turi Dilanjutkan Tiga Korban Dalam Pencarian

Mataberita.com – Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Danang Samsurizal menjelaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan korban kejadian laka sungai yang terjadi di Sleman, Jumat (21/2/2020) terus dilakukan.

Update data Sabtu (22/2) per pukul 08.00 WIB yang telah terhimpun di Pusdalops DIY, pelajar SMPN 1 Turi yang melakukan susur sungai sebanyak 249 siswa yang terdiri dari 124 siswa kelas 7 dan 125 kelas 8.

Baca juga : Sri Sultan Prihatin Atas Kejadian Yang Menimpa Siswa SMP N 1 Turi, Perintahkan BPBD DIY Keluarkan Edaran

“Korban jiwa meninggal dunia sebanyak 7 orang siswa. Operasi pencarian dan penyelamatan tetap berlanjut hingga tengah malam, hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan banyaknya SDM yang membantu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/2).

Ia menuturkan harapannya bahwa masih bisa mencari lagi korban yang bisa bertahan hidup di antara derasnya arus sungai yang telah menghanyutkan mereka.

“Berdasarkan daftar hadir siswa dan konfirmasi dari siswa maupun wali, masih ada 3 orang masih dalam pencarian. Besar harapan keluarga dan masyarakat agar korban dapat ditemukan,” lanjutnya.

Baca Juga :
250 Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, 6 Siswa Meninggal 5 Dalam Pencarian

Danang mengungkapkan bahwa dukungan dari masyarakat juga mengalir baik dukungan langsung mapun melalui media sosial.

“Kata kunci ‘SMP N 1 Turi’ menjadi trending topik di media sosial Twitter. Semoga hal ini menjadi support bagi keluarga, petugas dan relawan,” ujarnya.

Ia menerangkan, bahwa operasi yang dilakukan semalam difokuskan pada pemantauan.

“Saat ini tidak direkomendasikan penyisiran atau penyelaman dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan. Adapun titik pemantauan di Dam Matras, Dam Bubrah, Dam Lengkong, Dam Polowidi, Dam Watu Gajah, Dam Gawar dan Tempuran Bedog,” pungkasnya.

Komentar

Leave a Reply

News Feed