oleh

Putri Tenggelam Di Enbung Lanjaran, Simak Videonya

Yogyakarta (mataberita.com) – Seorang gadis warga Dusun Njomblangan, Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Putri Claudia, 14, tewas tenggelam di Embung Lanjaran, Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman Minggu siang (16/2).

Pelajar SMPN 1 Ngemplak itu diduga tenggelam karena tidak bisa berenang saat mandi di embung sebelah Barat kampus UII itu.

Kejadian bermula saat Putri bersama NSM, 12, warga Dusun Kalisoro, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, dan BAS, 10, warga Jimat, Desa Wedodomartani Kecamatan Ngemplak Sleman datang ke embung tersebut.

Baca juga : Gerombolan Remaja Membawa Sajam Diamankan

Selang beberapa saat kemudian, korban memanggil dua rekannya W, 14, warga Pandanpuro, Hargobinangun, Pakem, Sleman dan AMN, 14, warga Blemben kidul, Harjobinangun, Pakem, Sleman untuk bergabung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengajak NSM, 12 dan BAS, 10, untuk mandi di embung tersebut. Pada saat korban dan BAS, 10, turun ke embung. Selang 15 menit kemudian, dua rekan korban mendengar teriakan minta tolong dari tempat korban mandi.

Mendengar teriakan tersebut, dua rekan korban W, dan AMN lantas mendatangi sumber suara. Sesampainya di lokasi, korban dan seorang temannya dalam kondisi akan tenggelam. Keduanya langsung bergegas menolong, BAS,10, berhasil diselamatkan namun Putri sudah tak kelihatan.

Selanjutnya, rekan korban melaporkannya kepada petugas berwajib. Mendapat laporan, polisi, petugas BPBD, relawan SAR dan petugas medis langsung menuju TKP untuk mengevakuasi Putri.

Baca juga : Tinggal Sebatang Kara Di Gubuk Mungil

Setelah 1 jam melakukan pencarian, akhirnya Putri berhasil ditemukan. Meski berhasil ditemukan namun nyawa gadis bertinggi badan 155 centimeter itu tidak bisa diselamatkan.

Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho Pakem sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Atas peristiwa tersebut, masyarakat dihimbau untuk mematuhi rambu larangan bermain air, mandi ataupun selfie berbahaya di embung tersebut.

Selama ini, papan larangan sudah dipasang, karena memang area tersebut berbahaya ketika digunakan untuk bermain air atau bahkan mandi. (naf)

Komentar

Leave a Reply

News Feed